Kades Klampok Blusukan Ke Kelompok Tani Ternak Kambing

Kabar Desa

 

Klampok- Kades Klampok, Nasikhatun Fitriyani atau yang akrab dengan sapaan “Mba Vivi” melakukan blusukan di dua kandang kambing kelompok tani ternak penerima bantuan hibah dari Dinas Peternakan Dan Kesehatan provinsi Jawa Tengah pada Jumat (18/10/2019).

Sebagaimana disampaikan rabu lalu (16/10) oleh team dari Dinas Peternakan Dan Kesehatan Hewan Kabupaten Brebes di aula balaidesa Klampok bahwa ada dua Kelompok Tani Ternak Klampok yang mendapatkan bantuan hibah kambing dari Dinas Peternakan Dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah, yakni Kelompok “Maju Jaya” dan “Domba Makmur”. Masing-masing mendapatkan 30 ekor kambing.

Penyu
Penyuluhan tentang penyakit domba

Dalam kesempatan itu dilakukan penyuluhan ternak domba oleh Imam Satiyana dan dilanjut dengan materi pengenalan dan penanggulan penyakit domba oleh Drh. Jhoni Murahman dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Brebes.

Didampingi dua perangkat desa yakni Muhammad Fadil dan Nurkholik, Kades Vivi langsung menuju lokasi dua kandang milik Kelompok Maju Jaya di rw 03 dan Domba Makmur di rw 04. Ditemui di kandang kambing, Muji Hujanto (58) menuturkan keprihatinnya akan pola fikir anggotanya perihal bantuan kambing ini. “Terus terang, ada beberapa anggota yang meminta agar kambing ini dibagi per anggota saja. Tapi saya menolak. Ini amanah, saya beserta keluarga rela panas-perih, ngopeni. Demi menyelamatkan aset negara” tegas Muji.

Kepada Mbak Vivi, Muji menuturkan keluhannya perihal tenaga. Dari 20 anggota kelompoknya, ada 4 orang janda. Hanya ia dan keluarganyalah yang bekerja keras, terutama mencari pakan. Ia menyebutkan, bantuan kambing diterimanya dalam dua tahap. Pertama, pada 26 September, sebanyak 14 ekor dan pada 02 Oktober lalu, sebanyak 13 ekor. Jadi total. Ada 27, masih kurang 3 ekor. ” Beberapa waktu lalu ada yang mati satu, tapi Alhamdulillah, sudah ada satu betina juga yang melahirkan” tambahnya.

Sementara, berbeda halnya dengan Kelompok tani ternak Domba Makmur di rw 04. Menurut Rasmun (57), kambing yang diterimanya lengkap berjumlah 30 ekor, terdiri dari 3 pejantan dan 27 betina. Dari 20 anggota, setidaknya masih ada 12 peternak yang tercatat aktif saling bekerjasama merawat kambing-kambing tersebut. Ia hanya mengeluhkan perihal susahnya pakan. Terlebih di musim kemarau seperti ini. Bahkan ia harus membeli daun bawang merah kering untuk pakan seharga 30 ribu perkantongnya.

“Untuk satu kantong daun bawang, paling bisa untuk 1-2 hari saja” ungkapnya.

Di akhir blusukannya, Mbak Vivi berpesan agar para kelompok tani ternak yang telah mendapatkan bantuan dapat amanah dan bertanggung jawab. Sebagai Kades Klampok dirinya tidak mau lagi menandatangi berita acara kegagalan bantuan seperti yang sudah-sudah.

Ia berharap warganya mampu mengoptimalkan segala bentuk bantuan yang telah diberikan pemerintah. “Saya berharap ternak kambing ini dapat berkembang biak dengan baik, sehingga nantinya mampu memberikan nilai tambah ekonomi, terutama bagi anggotanya” harapnya.

 

 

Facebook Comments