BPJS Ketenagakerjaan Berikan Santunan Kematian Kepada Ahli Waris RT-RW Klampok Yang Meninggal Dunia

 

Klampok- Bertempat di aula balaidesa Klampok, para ahli waris rt-rw yang telah meninggal dunia mendapatkan santunan berupa Jaminan Kematian dari BPJS Ketenagakerjaan pada Selasa, 26/11/2019.

Mereka adalah ahli waris dari almarhum Kusnandar (ketua rt 04 rw 01), almarhum H. Karsiwan (ketua rt 03 rw 04) dan almarhum M. Topik Bachtiar Sugondo (ketua rw 07). Masing-masing ahli waris menerima santunan kematian sebesar 24 juta rupiah. Penyerahan santunan secara simbolis tersebut disaksikan langsung oleh Kades beserta jajaran perangkat desa, BPD, LPM, Tokoh Agama, Tokoh masyarakat dan ketua RT, Ketua RW se desa Klampok.

Acara diawali dengan do’a yang dipimpin oleh Ustadz Imam Chumedi, S.Sos.I dan dilanjut dengan sambutan dari Novri Annur selaku Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Tegal. Ia menyampaikan bahwa pada hakekatnya santunan kematian yang diberikan kepada para ahli waris tidaklah bisa menggantikan sebuah nyawa.

Novri pun melanjutkan, “Setidaknya santunan kematian ini dapat membantu meringankan beban hidup para ahli waris, apalagi kebetulan yang meninggal ini adalah para kepala keluarga yang merupakan tulang punggung kehidupan”, tuturnya.

Pada kesempatan itu, Laode Vindar Aris selaku Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik dalam sambutannya mewakili Bupati Brebes menyatakan ikut berbela sungkawa yang sedalam-dalamnya.

“Semoga amal baik almarhum diterima Allah SWT, dilapangkan kuburnya dan diampuni segala dosa-dosanya, Al fatikhah…” ucapnya.

Aris juga berpesan kepada para ahli waris agar santunan yang telah diterima dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sesuai keputusan ahli waris bersama, wabil khusus almarhum yang masih meninggalkan anak sekolah. Semoga sebagiannya bisa untuk meringankan biaya pendidikannya.

Di penghujung acara disampaikan pula sosialisasi akan arti pentingnya keikutsertaan BPJS Ketenagakerjaan oleh Deri Afriano, Marketting BPJS Ketenagakerjaan Brebes. Ia menegaskan bahwa BPJS Ketenagakerjaan berbeda dengan BPJS Kesehatan. Keanggotaannya pun bebas, apa pun profesinya.

Gayung bersambut, pasca acara selesai, Nasikhatun Fitriyani, S.Pd selaku Kades Klampok berencana ingin mendaftarkan seluruh Imam, Marbot dan Muadzin Masjid-Musholla se desa Klampok.

“Saya berharap, pengurus Masjid-Musholla se desa Klampok bisa terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan, toh dengan iuran yang sangat terjangkau, kurang dari 10 ribu perbulannya.” harapnya.

Agus Pandu Indra Putra selaku Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Brebes pun menyambut hangat itikad baik Kades Klampok tersebut. “Silahkan, untuk sementara waktu kami bisa minta datanya para imam, marbot, dan muadzin se desa klampok, by name, by NIK nya. Kalau sudah fix, data ini akan kami konfirmasi dan tindaklanjuti sekitar pertengahan Desember” terangnya.

 

 

tandasnya.