Mengurai Masalah Kesehatan Melalui Musyawarah Masyarakat Desa (MMD)

 

Klampok- Masalah kesehatan masyarakat merupakan salah satu persoalan penting yang dihadapi sebuah desa. Hal ini harus dapat diidentifikasi, dan dicarikan solusi penyelesaiannya. Apalagi kini undang-undang mengamanatkan bahwa maksimal 4% dana desa dapat digunakan untuk menanggulangi persoalan kesehatan desa.

Oleh karena itu, Forum Kesehatan Desa (FKD) yang baru saja beberapa bulan lalu terbentuk, bergerak cepat menyikapi hal ini. Sebelumnya, beberapa waktu lalu melaui para kader Posyandu, telah dilaksanakan Survei Mawas Diri (SMD) terhadap 300 keluarga yang tersebar di 8 rw se desa Klampok. SMD dilakukan guna mengidentifikasi persoalan-persoalan kesehatan yang ada di masyarakat.

Alhasil, FKD dengan difasilitasi Team Puskesmas Wanasari pun menggelar Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) di aula balai desa Klampok pada Rabu (27/11/2019). Sedikitnya 30 orang antusias mengikuti acara tersebut.

Ahmad Toridin selaku pengurus FKD mengurai secara gamblang beberapa persoalan yang muncul dari hasil survei yang telah terlaksana oleh para kader Posyandu, diantaranya: masih terdapat 19,6% jentik nyamuk pada bak warga, banyaknya tikus hingga 55%, 12,6% yang tidak memiliki jamban, 8,6% penyakit TBC, 5,3% gizi buruk dan tidak ASI Ekslusif, BBLR 2,6%  serta persoalan kesehatan lainnya.

Rohmatul Fadilah, Amd Keb. selaku penanggung jawab UKM Puskesmas Wanasari menyimpulkan setidaknya rumusan masalah kesehatan masyarakat di desa Klampok meliputi: Angka kematian Ibu melahirkan, Angka kematian bayi, Gizi buruk pada Balita, Meningkatnya penyakit menular, Penyakit tidak menular dan persoalan kesehatan jiwa.

Ia berharap sederet persoalan ini dapat dituangkan dalam rencana usulan kegiatan pada musdes, sehingga betul-betul dapat masuk dan dianggarkan di dana desa untuk tahun berikutnya.

Sebagai puncak acara Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) Klampok, peserta dibagi menjadi 5 kelompok untuk mengurai serta mengusulkan berbagai kegiatan yang akan dilakukan guna menanggulangi permasalahan kesehatan yang muncul.

Hasil usulan kegiatan tiap kelompok pun dibacakan satu persatu, dan nantinya menjadi arsip FKD guna pengajuan anggaran kesehatan di tahun berikutnya.

“Saya berterima kasih banyak kepada team dari Puskesmas Wanasari yang telah memfasilitasi FKD Klampok. Semoga persoalan-persoalan kesehatan masyatakat dapat diatasi, meski pun harus bertahap karena keterbatasan dana desa yang ada” tutur Mbak Vivi, Kades Klampok.