Genjot Kedisiplinan, Kades Klampok Terapkan Absensi “Finger Print”

Kabar Desa
Sebelum jam 07.30 segenap perangkat desa sudah hadir di kantor balai desa Klampok

Klampok- Salah satu faktor penting guna mendukung pelayanan masyarakat yang prima adalah kedisiplinan dari segenap perangkat desa. Termasuk kedisiplinan absensi, baik disiplin untuk masuk kerja maupun disiplin pulang kerja. Hal inilah yang kini perlahan digenjot Kades Klampok, Mbak Vivi. Karena sudah bukan rahasia lagi, masih sering kita jumpai oknum perangkat desa yang berangkat di atas jam kerja. Dan itu terjadi di beberapa kantor desa.

Keprihatinan inilah yang menggugah Kades Klampok kini menerapkan absensi perangkat desa dengan sistem fingerprint. Yakni absensi online, berupa sidik jari masing-masing perangkat desa yang tidak bisa diwakili serta sesuai dengan jam absensi yang telah ditentukan. Baik jam masuk, maupun jam pulang. Untuk absen jam masuk kerja perangkat desa Klampok baru bisa dilakukan mulai jam 06.30, maksimal absen jam 07.30 wib. Serta absen pulang kerja, minimal pukul 16.30 wib, maksimal absen pukul 21.30 wib.

Jam 07.30 wib, pelayanan masyarakat sudah bisa dimulai

 

“Alhamdulillah, saya dan semua perangkat desa Klampok komitmen dengan sistem absensi fingerprint. Fingerprint ini baru kita terapkan mulai Senin kemarin (20/ 01/2020). Semoga makin meningkatkan jam pelayanan kerja kami, dan dapat istiqomah untuk seterusnya” tutur Mbak Vivi.

Lebe Fahrudin juga menuturkan tanggapannya perihal pemberlakuan fingerprint tersebut. Kebijakan ini sangat bagus, meski di beberapa kantor desa lainnya belum diterapkan, tapi kami menyambut baik. Setidaknya semakin menambah kedisiplinan kami sebagai pelayan masyarakat” tuturnya.

Selain meningkatkan kedisiplinan dalam pelayanan masyarakat, absensi dengan sistem fingerprint di desa Klampok ini telah mengubah pola kinerja lebih baik. Kini, pukul 07.30 wib, semua perangkat sudah berada di balai desa Klampok, bahkan di hari-hari tertentu tampak mengikuti apel pagi dengan segenap karyawan kecamatan Wanasari. Padahal hal ini belum pernah dilakukan di kepemimpinan kades-kades sebelumnya.

“Alhamdulillah, pelayanan kini bisa lebih pagi. Begitu juga ketika siang sampai sore pun, saya masih bisa mengurus administrasi dan dilayani dengan baik oleh perangkat desa. Terima kasih Bu Kades”, ungkap Feri, salah satu warga RW 06.

 

Facebook Comments