MUSRENBANGDES KLAMPOK TAHUN 2020 BERLANGSUNG ALOT

Kabar Desa

Musyawarah Rencana Pembanguan Desa (Musrenbangdes) Klampok tahun 2020 digelar di aula Balai desa Klampok pada Rabu, (22/01/2020). Musrenbangdes tersebut merupakan forum musyawarah untuk mengajukan usulan-usulan kegiatan di tahun 2021 dan penetapan rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) Klampok tahun 2020.

Hadir pada Musrenbangdes tersebut tim dari kecamatan Wanasari, Kades beserta jajaran perangkat desa, Anggota BPD, LPM, KPMD, Karang Taruna, Ketua RT, RW, tokoh agama dan segenap tokoh masyarakat desa Klampok. “Dalam musyawarah ini kita akan menampung aspirasi masyarakat berupa 3 usulan kegiatan untuk tahun 2021, penetapan 5 delegasi untuk mengikuti Musrenbang tingkat kecamatan serta mengesahkan APBDes Klampok tahun 2020”, tutur Ahmad Toridin, mengawali sambutannya.

Sebelumnya, Kades Klampok Nasikhatun Fitriyani, S.Pd berharap Musrenbangdes tersebut dapat berjalan dengan lancar. “Perlu saya sampaikan bahwa Musrenbangdes ini sudah terjadwal oleh kecamatan, maka saya berharap acara ini bisa berjalan dengan baik, meskipun hanya bisa dihadiri sekitar 50% dari undangan yang telah tersebar” harapnya.

Musrenbangdes Klampok yang dipimpin langsung Ahmad Toridin semula berjalan lancar. Setidaknya menghasilkan 2 poin mufakat. Pertama, usulan kegiatan untuk tahun 2021 berupa drainase sepanjang jalan Wangati di RW 01, Rabat beton dan saluran air di jalan sadiguna RW 06, pembinaan keolahragaan serta pembekalan bagi ketua RT dan ketua RW. Kedua, menetapkan 5 delegasi yang akan mengikuti Musrenbang di tingkat kecamatan. Yaitu Nasikhatun Fitriyani (Kades Klampok), Hanif Kaharudin (Perangkat desa), Kartika (Ketua PKK), Ahmad Toridin, M.Pd (ketua BPD) dan Ir. H. Pur Irianto Sukiswo (LPM).

Pada pembahasan yang ketiga mengenai pengesahan APBDes Klampok tahun 2020, sempat terjadi ketegangan dan alot. Pemaparan yang disampaikan oleh Slamet Kusyanto selaku  Sekdes Klampok itu mendapatkan hujan interupsi dari peserta yang hadir. Peserta musyawarah menyayangkan penyampaiannya tidak terperinci secara detail bahkan peserta tidak dibagikan copyan RAPBDes. Sehingga peserta bersikukuh untuk menangguhkan pengesahannya.

Akhirnya, Ahmad Toridin selaku pimpinan rapat pun memutuskan untuk menangguhkan pengesahan tersebut. “Atas permintaan peserta musyawarah maka dengan ini BPD menunda Penetapan APBDes Klampok Tahun 2020 untuk beberapa hari” putusnya sambil menutup musyawarah.

 

Facebook Comments