Klampok Menuju Desa Siaga Mandiri

Klampok- Forum Masyarakat Madani Keluarga Ibu dan Anak (FMM KIA) kabupaten Brebes menggelar acara pendampingan fasilitator desa siaga aktif di balai desa Klampok pada Rabu (26/02/2020).

Hadir pada acara tersebut kepala Puskesmas Wanasari yang diwakili oleh Fadilah, Amd Keb, Kades Klampok beserta jajarannya serta pengurus Forum Kesehatan Desa (FKD). Fadilah yang juga menjabat sebagai penanggung jawab Upaya Kesehatan Masyarakat (PJ UKM) berharap dengan adanya pendampingan ini dapat meningkatka pengetahyan apa dan bagaimana sejatinya desa siaga aktif.

“Saya berharap FKD yang sudah terbentuk, untuk segera melaksanakan pertemuan segenap pengurus untuk merencanakan berbagai kegiatan guna mencapai strata mandiri” ungkap Fadilah.

Mbak Vivi selaku Kades Klampok dalam sambutannya mendukung sepenuhnya agar Klampok menuju desa siaga aktif. Tak hanya itu, ia berharap agar Klampok bisa masuk sebagai desa siaga strata mandiri.

Namun demikian, realitanya tidak semudah itu menyadang predikat desa siaga Mandiri. Salah satu persyaratannya adalah  desa tersebut memiliki Pos Kesehatan Desa (PKD).

“Sementara ini PKD belum berdiri di desa Klampok, karena pada dasarnya masyarakat bisa dengan mudah mengakses Puskesmas Wanasari yang berada di desa Klampok, serta sangat dekat dengan rumah sakit” tutur Mbak Vivi.

“Namun pada hakekatnya adanya PKD di desa Klampok sangatlah penting terutama untuk wilayah pedukuhan, Dukuh Canting”, tandas Fadilah.

Fadilah juga berharap agar Pemdes Klampok untuk segera membuat Perdes perihal Kesehatan Ibu dan Anak, Open Defecation free (bebas dari Buang Air Besar sembarangan), Perdes tentang sampah, Desa Ramah Anak dan lainnya.

Diakhir acara FMM KIA Brebes menyatakan bahwa pendampingan semacam ini akan terus dilaksanakan, minimal 4 kali dalam setahun.