1500 Warga Klampok Terima Program Sembako

Klampok- Sedari pagi sampai sore, Balaidesa Klampok ramai dipadati para penerima Program Sembako pada Kamis (27/02/2020).

Program Sembako merupakan program pengembangan dari Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang diberikan oleh pemerintah pusat kepada Keluarga Miskin. Bantuan pangannya berupa sembako dengan jenis komoditi beras dan telur senilai 110 ribu tiap bulannya. Namun kini, BPNT berkembang menjadi Program Sembako, yakni menambahkan komoditi utama yang semula hanya beras-telur dengan komiditi lainnya berupa protein hewani atau pun nabati. Jenis bervariasi disesuaikan dengan komoditi lokal, seperti: ikan, daging, buah, sayuran atau kacang-kacangan. Total nominalnya pun bertambah menjadi 150 ribu tiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Untuk Klampok sendiri, sebenarnya secara data, ada 1900 KPM. Namun lebih dari 200 KPM double kartu yang akhirnya dicabut. Ada pula yang kartunya hilang, atau ganti kartu ATM baru namun belum di setting e-walet di BNI dan selebihnya banyak yang tidak hadir dengan berbagai alasan, sehingga rata-rata tiap bulan, hanya 1500an KPM yang mengambil bantuan tersebut” tutur Marwah, selaku ketua E-Warong Berkah Abadi, Klampok.

Elektronik Warung Gotong Royong (E-Warong) Berkah Abadi merupakan satu-satunya agen mitra BNI sebagai penyalur bantuan tersebut. Warong ini didirikan secara mandiri oleh ketua-ketua kelompok Program Keluarga Harapan dibawah binaan pendamping PKH desa Klampok, Diah Retno Rahmatika, S.KM dan Imam Chumedi, S.Sos.I.

“Untuk penyaluran Program Sembako bulan Februari, kita kembalikan ke Balaidesa Klampok. Hal ini berdasarkan evaluasi dan masukkan dari berbagai pihak” terang Tika selaku pembina.

Sebelumnya, penyaluran baik BPNT maupun sembako dilakukan di Warung Berkah Abadi, tepatnya di Jalan Wanagati, rt 03 rw 02 Klampok. Namun karena kurang luasnya tempat serta kurang kondusifnya proses penyaluran, terutama perihal parkiran para pengambil bantuan, maka kami alihkan kembali ke Balaidesa Klampok.

“Kami menyambut baik program ini, meskipun ada sebagian warga miskin kami yang belum tercover di program ini. Semoga program ini terus berjalan lancar dan bermanfaat”, ungkap Mbak Vivi, Kades Klampok.