Klarifikasi Dan Rembug RT RW Sikapi Kicauan Netizen

Aziz Priyadi Mengklarifikasi postingannya

Klampok- Minggu, (17/05/2020), bertempat di Kedai Kopi Klotok’ jalan Manijah Raya desa Klampok, Kades Klampok Nasikhatun Fitriyani  beserta Sekdes, Ketua RT 09 RW 01, Ketua RW 01 dan RW 04 berembug menyikapi salah satu postingan netizen perihal salah satu warga miskin yang dikatakan belum tersentuh bantuan apapun dari pemerintah desa.

Kades Klampok bergerak cepat menanggapi postigan tersebut yang terkesan menyudutkan pihak pemdes, bahkan terkesan tanpa koordinasi. Tak tanggung-tanggung rembug itu mendatangkan dua RW dan dua RT serta pihak keluarga terkait.

Sebelumnya salah seorang warga Klampok rt 01 rw 02 bernama Azis priyadi memposting kondisi rumah ibu Murah yang cukup memprihatinkan. Murah tinggal sendirian di tanah samping makam dengan kondisi rumah memprihatinkan. Murah disebutkan tanpat identitas KTP maupun KK. Hidupnya hanya dari memunguti daun pete yang dijual.

postingan Aziz Priyadi tentang kehidupan Mbah Murah

Setelah diadakan klarifikasi serta kronologi kehidupan Mbah Murah yang sebenarnya, akhirnya ketemu titik terangnya. “Murah itu bukan orang pada umumnya. Dari pihak keluarga sebenarnya sudah menaruh banyak perhatian, tetapi orangnya agak depresi. Dipasangkan listrik pun diputus kembali oleh dirinya. Pernah beli makanan dengan uang mainan, serta sering buah gaduh warga sekitar” tutur Saripin, pihak Keluarga.

“Pernah saya datang untuk mensensusnya, tapi kami justru dibentak-dimaki-maki. Pernah juga suatu malam ibu Murah, menggedor-gedor pintu warga tanpa lasan” imbuh Wardi ketua RT setempat.

Seteah dicek di data SIAK, murah ternyata masih tercatat sebagai warga RT 04 RW 04 desa Klampok. Namun kini menempati gubug di tanah Kas desa, tepatnya di sebelah utara makam Mbah Rubi.

Atas kejadian ini, Aziz Priyadi memohon maaaf perihal postingannya yang terkesan kurang valid dalam penyampain infonya. Apalagi sudah banyak dibaca dan dikomentarai warga yang tidak tahu seluk beluk yang semestinya. Di hadapan Kades dan tokoh masyarakat yang ada, Aziz Priyadi membubuhkan tanda tangannya, menyatakan diri memohon maaf kepada semua pihak.

Atas postingan tersebut, ternyata membawa hikmah besar bagi ibu Murah. Murah pun diperjelas statusnya sebagai warga RT 04 RW 04. Dan kini diususlkan sebagai salah satu penerima bantuan sosial yang bersumber dari Dana Desa (DD).