Penerima BST Berkurang

Klampok- Penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) memasuki tahap yang ke 6. Seperti biasa, pengambilan dana BST dilaksanakan di kantor Pos Wanasari, tepatnya di samping kantor balai desa Klampok.  Untuk desa Klampok sendiri, dijadwalkan hari ini, Selasa (20/10).

Beberapa warga Klampok sedang mengantri.

Sehari sebelum pengambilan BST, para ketua RT dan RW bergerak, menyampaikan undangan berupa kertas kecil (baca:keper) dari PT Pos kepada para calon penerima. Nur Akhmad salah seorang ketua RW merasa kehilangan dua nama warganya. “Mohon kepada seluruh ketua RW dan RT desa Klampok, apabila ada undangan atas nama Zaenab RT 02/03 dan Asiyah RT 05/03, mohon dikembalikan kepada ketua RW 03”, demikian pesan singkat Nur Akhmad di group WhatsApp RT RW desa Klampok.

Nasikhatun Fitriyani selaku Kades Klampok yang kebetulan bergabung di dalam group tersebut langsung merespon cepat dengan menghubungi Kepala Pos Wanasari. Alhasil setelah dicek, ternyata nama Zaenab ada di daftar penerima sedang Asiyah tidak ada.

Aji Pralamat. Kepala Pos Wanasari.

“Untuk Asiyah tidak ada di daftar penerima BST tahap 6. Sedangkan Zaenab ada. Untuk Zaenab bisa tetap mengambil. Jika suratnya tidak ada, bisa dengan surat keterangan hilang BST dari desa”, terang Aji Pralamat, Kepala Pos Wanasari.

Nur Akhmad selaku ketua lingkungan sangat menyayangkan hal ini. Padahal Asiyah yang merupakan warganya, selalu mendapatkan undangan untuk mengambil BST dari tahap 1 sampai 5. “Baru kali ini, dirinya tidak dapat”, tuturnya.

Aji Pralamat selaku Kepala Pos Wanasari tak bisa berbuat banyak mengenai hal ini. Dirinya menegaskan hanya sebagai juru bayar saja. Ia hanya akan membayarkan sesuai data yang ia terima dari pusat. Bahkan ia menjelaskan bahwa semua data dari pusat.” Untuk Klampok saja, dari awal BST total penerima mencapai 459, hingga tahap 6 ini hanya 437 penerima”, ungkapnya.