BLT Dana Desa Di Perpanjang?

Klampok- Hingga saat ini pandemi Corona masih di tetapkan oleh pemerintah Republik Indonesia. Dampak dari semua itu adalah melemahnya perekonomian rakyat. Bahkan Indonesia dipredeksi mengalami resesi.

Sebagai upaya mendongkrak perekonomian rakyat, teruatama daya beli masyarakat kita, pemerintah terus menggulirkan beragam bantuan sosial dampak dari covid-19, salah satunya yakni Bantuan Langsung Tunai (BLT) melauli Dana Desa. Hingga November ini, BLT DD terus bergulir, bahkan direncanakan akan di perpanjang hingga tahun 2021.

Menyikapi kebijakan pemerintah perihal diperpanjangnya BLT Dana Desa, sejumlah Kepala desa di Indonesia hanya bisa pasrah dan patuh pada perintah. “Kami hanya pelaksana tugas sekaligus pelayan masyarakat, sipa untuk menjalankan amanat dan kebijakan pusat, meskipun sebenarnya serba dilematis. Di sisi lain warga kami yang terdamak covid bisa terbantu dengan bansos, namun di sisi lain, pembangunan desa berkurang bahkan nihil” (20/11). ungkap Nasikhatun Fitriyani.

Akhmad Toridin selaku ketua BPD juga menyoroti hal ini. “Pandemi belum berakhir dan tidak dapat dipastikan kapan berakhirnya, sehingga besar-kecilnya sangat berpengaruh pada anggaran dana desa masing-masing” tuturnya.