Menyiapkan Pendistribusian KKS PKH

Klampok- Diantara berbagai macam bansos yang digelontorkan pemerintah pusat, Klampok merupakan salah satu desa dengan jumlah penerima terbanyak di kecamatan Wanasari setelah desa Pesantunan.

Tak terkecuali untuk Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM PKH). Sedikitnya ada 870 KPM yang tersebar di delapan RW se desa Klampok.

Pada bulan April ini, beberapa bansos mengalami proses migrasi bank. Salah satunya adalah untuk bansos Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH). Pendistribusian KKS pun masif dilakukan oleh pihak bank Mandiri.

Koordinasi pendamping PKH

“Karakter penerima bansos Klampok itu, unik. Kurang sabar dan khawatir tak kebagian. Padahal sudah jelas ada data dan pasti kebagian semua. Akhirnya, sering tak sesuai waktu ketika pengambilannya” terang Nasikhatun Fitriyani, Kades Klampok (27/04).

Belajar dari pembagian bansos sebelumnya yang kurang tertata, maka untuk pendistribusian KKS Mandiri khususnya untuk KPM PKH, pendamping PKH Klampok langsung turun tangan membantu Pemdes Klampok.

“Kami turun langsung, dengan menuliskan undangan dan membagikan undangan tersebut, dibantu dengan ketua kelompok PKH. Sehingga dipastikan undangan itu sampai kepada KPM, sesuai data BNBA dari bank”, tutur Imam Chumedi.

Imam Chumedi juga sudah mengantisipasi kerumunan yang akan terjadi, dengan membagi pendistribusian KKS dengan tiga waktu bergantian untuk delapan RW.