Peran Strategis Pendamping PKH

Klampok- Tugas mulia Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) begitu komplek. Tak hanya sebagai pelaksana program, tetapi juga memiliki visi-misi sebagai agen perubahan (agen of change) bagi KPM.

Para pendamping PKH tak hanya dituntut cakap berbicara, melainkan mampu memotivasi KPM terutama untuk lepas dari jerat kemiskinan. Para pendamping PKH juga senantiasa memastikan kondisi riil penerima manfaat serta memastikan kepemilikan dan kevalidan Adminduk para peserta PKH.

Sebagaimana diketahui bahwa secara garis besar, peserta PKH adalah dari keluarga miskin dengan tingkat pendidikan pas-pasan serta kesadaran rendah, baik dibudang kesehatan, pendidikan maupun kesadaran dalam kepemilikan Adminduk yang valid.

“Masih banyak KPM PKH dengan NIK yang tidak valid, atau tidak sinkron antara NIK di KTP dengan KK. Adapula yang beda nama bahkan beda tanggal lahir antara KTP dan KK, ” beber Imam Chumedi, pendamping PKH Klampok.

Persoalan itu lantas menjadi kendala tersendiri, terutama dalam pengurusan migrasi perbankan. Sehingga berakibat gagalnya burekol bank.

Ati Diana yang juga pendamping PKH Klampok membenarkan hal itu. Oleh karenanya ia dengan pendamping lainnya senantiasa mengedukasi akan arti pentingnya kepemilikan Adminduk KPM yang valid dan terupdate.

“Minimal tiap bulan sekali kami adakan pertemuan kelompok. Selain memberikan penyuluhan dan peningkatan kemampuan keluarga, kami juga mengecek Adminduk KPM serta kategorinya beserta faskes dan fasdik para keluarganya” ungkap Ati.