PPKM Darurat: Pasar Klampok Tutup dan Steril

Pasar Klampok tampak sepi saat pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, pada Minggu 4 JUli 2021. Tak ada satu pun toko atau warung yang buka. Hal ini sesuai dengan instruksi dan edaran Bupati perihal penutupan sementara pasar tradisional.

Pemerintah desa klampok bekerjasama sa,a dengan satgas Covid setempat pun memanfaatkan kondisi tersebut dengan melakukan penyemprotan disinfektan di sekitar pasar Klampok. Mulai dari lokasi dalam pasar, hingga sepanjang pasar di area luar.

“Kami memaksimalkan penutupan pasar ini guna sterilisasi pasar. Diharpakan dengan penyemprotan ini bisa memutus penyebaran covid 19, khususnya di area pasar Klampok,” terang Slamet Kusyanto, Sekdes Klampok.

Menurut pantauan Slamet Kusyanto, sepanjang ini masyarkat desa Klampok khususnya, menerima dan menyambut baik PPKM Darurat ini. Apalagi mengingat korban Covid 19 di desa Klampok baik yang dirawat maupun meninggal, cukup banyak.

“Masyarakat sudah semakin sadar akan arti penting pencegahan. Namun, kami bekerjasama dengan seluruh ketua RT dan RW senantiasa erus menyosialisasikan dan mengingatkan pentignya 5M di masyarkat, terutama melalui tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Penyemprotan disinfektan tersebut juga diencanakn akan dilakukan kembali di beberapa tempat-tempat umum, sperti tempat ibadah, sekolah dan tempat-tempat umum lainnya.