Satgas Covis 19 Desa Klampok Sosialisasikan PPKM Darurat

Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat adalah harga mati yang harus diterapkan di masyarakat, khususnya Jawa dan Bali guna memutus mata rantai penyebaran Covid 19.

Segenap kepala daerah pun masif menyosialisasikan kegiatan yang bersumber pada Instruksi Mendagri nomor 15 tahun 2021 itu. Tak terkecuali Bupati Brebes, turut mengeluarkan Instruksi nomor 360/2054/2021 perihal Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Gayung bersambut, Satgas Covid 19 desa Klampok pun bergerak aktif menyosialisasikan hal itu. Dengan berkeliling desa melalui pengeras suara, segenap petugas menyuarakan poin-poin PPKM Darurat pada Sabtu 3 Juli 2021.

“Mari, warga desa Klampok dan sekitarnya, kita sukseskan dan patuhi peraturan pemerintah mengenai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, mulai hari ini, tanggal 3 sampai 20 Juli mendatang. Jangan lupa untuk selalu memakai masker, cuci tangan pakai sabun, jaga jarak, hindari kerumunan dan kurangi mobilitas kegiatan,” papar Encus Melalui pengeras suara.

Ia juga tak henti-hentinya, mengingatkan bahwa besok, Minggu 4 Juli 2021 untuk sementara waktu Pasar Klampok akan ditutup. Dan bagi toko dan warung-warung dibatasi hanya sampai pukul 20.00 wib.

“Kami selaku masyarakat, khususnya pedagang di pasar Klampok, otomatis harus mentaati instruksi tersebut. Meskipun jujur saja, untuk sementara besok tidak berjualan. Kami juga berharap sosialisasi ini terus dilaksanakan tidak hanya di luar, juga di dalam pasar, dan tidak hanya sekali ini saja,” tutur Tohir.