Lagi, Mau Vaksinasi Tetapi Harus Gigit Jari

Klampok- Untuk kesekian kalinya warga desa Klampok yang berdatangan ke balai desa, harus gigit jari perihal vaksinasi.

Mereka sedikit kecewa, pasalnya sudah jauh-jauh dan penuh kesadaran mendatangi balai desa guna mengikuti program vaksinasi Covid 19, namun gagal lagi. Pasalnya kuota vaksin, lagi-lagi diserbu oleh para karyawan pabrik di sekitar desa Klampok.

“Kami sedikit kecewa, lagi-lagi vaksinasi di balai desa Klampok, justru didominasi oleh karyawan pabrik. Dan karyawan pabrik itu tidak hanya dari Klampok saja, ada juga dari Bulakamba, Brebes bahkan luar kota seperti Tegal dan Slawi” tutur Iwan salah seorang warga Klampok.

dr Arsis selaku Kepala Puskesmas Wanasari membenarkan hal itu. Dirinya dan segenap petugas, hanya menjalankan tugas pelayanan semata.

“Siapa datang dulu, kita layani. Karena ini program nasional. Namun demikian ia menyadari memang bahwa warga Klampoknya lebih sedikit,” tuturnya.

Harjo selaku ketua RW 5 mengatakan bahwa dirinya dan beberapa ketua RW lainnya sudah memberitahukan kepada warganya bahwa akan ada vaksinasi dosis 1 hari ini di balai desa. Ia pun sudah membagikan sedikitnya 20-30 formulir untuk tiap RW nya, namun lagi-lagi warganya harus mengurungkan niatnya. Karena antrean sudah dipenuhi karyawan pabrik sedari pagi.

“insya Allah masih ada quota, barusan saya cek dari 300 pendaftar yang lolos screening baru 270 orang. Silahkan selebihnya, utamakan warga desa Klampok yah,” papar dr. Arsis.