Berharap Tabur Sedekah Dari Peziarah

Klampok- Ada satu pemandangan unik yang kita jumpai saat berziarah di makam Mbah Rubi desa Klampok. Yakni, sejumlah anak-anak yang meminta sedekah kepada para peziarah. Baik peziarah lokal maupun peziarah dari luar daerah.

Hal ini ternyata telah berlangsung lama, bertahun-tahun. Mereka biasanya anak-ansk sekitar yang sekedar meminta sedekah, hanya untuk sekedar untuk yang jajan, bukan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Lumrah sih, di setiap makam para wali pun sering kita jumpai hal semacam ini. Dan kami anggap disini masih wajar, tidak ekstrim seperti di beberapa tempat lainnya,” tutur Darto salah satu peziarah dari luar kota.

Tak bisa dipungkiri, karena sudah menjadi kebiasaan. Maka peziarah yang datang, biasanya pun sudah menyiapkan diri. Selain uang kunci, juga menyiapkan uang recehan untuk menabur sedekah bagi anak-anak sekitar.

“Ya senang saja sih, apalagi kalo Jumat Kliwon itu rame. Seharian bisa dapet 10 sampe 20 ribu. Lumayan buat uang jajan,” tutur Andi, salah satu anak penadah sedekah di makam Mbah Rubi.

Dasir selaku juru kunci hanya bisa berpesan kepada anak-anak sekitar. Meski meminta sedekah, terapi janganlah sampai memaksa, apalagi menarik-narik tangan atau baju para peziarah.