Gerakan Bersama Genjot Vaksinasi Lansia

Setidaknya ada banyak hal yang melatarbelakangi minimnya capaian vaksin lansia. Salah satunya adalah banyaknya berita hoax yang menyelimuti. Beredar, jika lansia divaksin akan cepat mati, ada efek samping yang membahayakan dan sebagainya.

“Disamping itu, banyak juga lansia yang ketika diperiksa ternyta tidak memenuhi prasyarat vaksin, seperti punya komirbit, tensi darah tinggi, serta kondisi fisik yang sudah sangat lemah” tutur Warsono salah satu nakes dari Wanasari.

Untuk menggenjot vaksinasi pada usia lansia Bupati Brebes mengintruksikan kepada semua kader untuk mendata dan mengedukasi lansia agar mau untuk divaksin.

“Besok Jumat, serentak didesa masing-masing diadakan vaksinasi untuk lansia. Bahkan Bupati memberikan reward kepada kader posyandu yang mampu mengajak lebih dari 15 lansia untuk vaksin” ungkap Etik Rahmatika, Bidan desa Klampok.

Nasikhatun Fitriyani selaku kades Klampok menyambut baik terobosan ini. Ia juga mengapresiasi kinerja para kader posyandu, serta semua pihak yang bekerja keras menggenjot capaian vaksinasi ini.

“Kami harap, target dari pemerintah daerah perihal capaian vaksinasi, juga harus diimbangi dengan persediaan vaksin yang ada, serta kesiapan dari para tenaga kesehatannya,” harap mbak Vivi, sapaan akrab kades Klampok