Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat

Klampok- Penyuluhan kesehatan berbasis Masyarakat sejatinya dapat dilakukan di mana saja, dan dengan beragam metode. Demikian ujar Bidan Fadilah pada acara Rembug Mawas Diri pada Rabu (17/11,).

Menurutnya penyuluhan bisa dilakukan di posyandu atau tempat tempat arisan atau jamiyahan. Tidak harus bidan kader, bisa juga dilakukan oleh kader, ketua lingkungan maupun tokoh agama atau pun tokoh masyarakat setempat.

Upaya kesehatan itu meliputi seperti halnya menggugah kesadaran vaksinasi, pentingnya posyandu, kebersihan keluarga dan lingkungan, ODF dan sebagainya.

Kesehatan berbasis masyarakat juga bisa dikemas sedemikian rupa, seperti halnya kelas ibu, yakni semacam sekolah untuk para ibu hamil. Disana dapat dijelaskan secara detail kesehatan bagi ibu dan kandungannya, persiapan melahirkan dan pasca melahirkan.

Kader juga melakukan penyuluhan pro aktif dan kunjungan bersama bidan. Hal ini guna mencegah terjadinya kejadian yang tidak diinginkan, karena masih minimnya pengetahuan kesehatan di masyarakat. Seperti kunjungan pada ibu hamil atau melahirkan, termasuk menginfokan kondisi kesehatan bayinya.

Upaya kesehatan berbasis masyarakat juga meliputi survei atau pengamatan.
Dan upaya lainnya yakni terkait dengan anggaran. Anggaran ini bisa diupayakan melalui anggaran desa atau swadaya lainnya.

“Ke depan, kami harap desa Klampok bisa menjadi desa aktif siaga mandiri. Tentunya dengan bantuan, dukungan dan kerjasama dari semua pihak,” harap mbak Vivi kades Klampok.