Sisi Lain Penyaluran BPNT Lewat Pos

Klampok- Pasca penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang diuangkan lewat PT Pos, muncul beragam tanggapan, baik nilai plus maupun minusnya.

“Jujur saya lebih senang penyaluran BPNT diuangkan lewat Pos. Uang diterimakan secara utuh tanpa potongan biaya administrasi, meskipun agak lama dan bersabar dalam antrian pengambilannya,” ungkap Inah, salah seorang penerima.

Berbeda dengan Inah, Harti justru lebih senang disalurkan seperti biasa, lewat agen yang dibelanjakan guna kebutuhan pokok. Baginya pembagian dalam bentuk uang justru malah cepat habis, bahkan tak sedikit pula KPM yang menyalahgunakan untuk membeli sesuatu yang bukan kebutuhan.

Harti juga merasa pengambilan lewat agen, bisa kapan saja, tak terbatas jam kerja, bisa pagi, sore atau malam hari. Berbeda dengan lewat pos. Apalagi petugas pos terbatas.

Penuturan lain disampaikan oleh romlah pedagang daging di pasar Klampok. Meski ia bukan penerima BPNT, namun ia sangat setuju ketika BPNT diuangkan saja, KPM bebas berbelanja di mana saja.

“Alhamdulillah dengan diuangkan lewat pos, kami para pedagang di pasar juga ikut ketiban rejeki. Pasar jadi ramai, roda belanja bergeliat,” tuturnya