Melihat Peluang Bisnis Kontrakan Dan Kos-Kosan

Klampok- Seiring berdirinya berbagai macam pabrik di desa Klampok dan sekitarnya, ternyata memacu warga Klampok untuk andil melihat peluang usaha. Salah satunya yakni dengan membuka, membangun kos-kosan.

“Ya, lumayan sih, dengan adanya pabrik, banyak karyawan yang membutuhkan kos-kosan atau kontrakan,” ungkap Sahuri pemilik puluhan kos-kosan (30/03).

Rata-rata, sewa atau biaya kos-kosan tiap kamarnya berkisar di angka 500 ribu tiap bulannya. Kadang, bisa lebih tergantung jumlah penghuninya.

Nasikhatun Fitriyani selaku Kades Klampok ikut bangga dengan prospek bisnis kos-kosan. Namun dirinya selaku kepala desa juga berpesan kepada para pemilik kos-kosan untuk tetap menerapkan aturan kepada para penghuni. Apalagi banyak yang berasal dari luar desa Klampok.

“Kami harap pemilik kos juga tidak enggan untuk menegur para penghuni kos, bila melihat, merasakan adanya kejanggalan atau sesuatu yang mencurigakan bahkan meredakan warga,” pinta Kades Klampok.

Dari pantauan ketua wilayah, kini hampir di setiap RW ada beberapa rumah yang dikontrakkan atau beralih bangunan menjadi kos-kosan.