Kader Posyandu Klampok Terima Tali Asih

Klampok- Menjadi kader posyandu adalah sebuah panggilan jiwa. Betapa tidak, kader posyandu berperan aktif dalam berbagai kegiatan, seperti memfasilitasi dan membantu kegiatan posyandu, bergelut dengan pendataan kesehatan masyarakat serta beragam kegiatan sosial masyarakat lainnya.

Maka tak heran, bila ada sebagian dari kepala keluarga yang tak mengizinkan istrinya untuk aktif sebagai kader posyandu. Karena terkadang menyita waktu keluarga juga.

Didasari atas peran aktif serta urgensi seorang kader posyandu itulah Nasikhatun Fitriyani selaku Kades Klampok berupaya memberikan tali asih untuk para kader posyandu Se desa Klampok.

“Mungkin tali asih ini belum seberapa bila dibanding dengan peran dan tugas seorang kader Posyandu. Namun setidaknya tali asih ini bisa menambah semangat para kader,” tutur Nasikhatun Fitriyani (11/10).

Pada kesempatan itu, Kades Klampok memberikan tali asih kepada para kader, masing-masing sebesar 300 ribu untuk 6 bulan. Begitu juga dengan alokasi Pemberian Makanan Tambahan (PMT) baik untuk bumil maupun lansia, masing-masing 300 ribu perbulan, untuk 6 bulan.

“Alhamdulillah kami ucapkan terima kasih banyak kepada pemerintah desa yang telah memberikan penghargaan kepada para kader posyandu,” ungkap Puri salah seorang kader.

Risma selaku kader posyandu di RW 01 menuturkan bahwa teknis pemanfaatan dana PMT dilapangan sangatlah fleksibel, menyesuaikan jumlah balita dan bumil yang ada.

“Untuk pembelanjaan PMT kita melihat situasi dan kondisi. Jumlah balita dan bumil aktif tiap posyandu bervariasi berkisar antara 30-60an,” paparnya.

Untuk alokasi tali asih kader posyandu, masing-masing mendapatkan 300 ribu rupiah. Tiap posyandu berkisar antara 4-5 kader. Adapun jumlah posyandu, sebanyak 13 posyandu yang tersebar di 8 RW.